Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi

Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?

Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi

Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi

Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi
Menjadi kaya adalah impian setiap orang. Sayangnya, banyak orang yang justru jatuh miskin karena terlilit utang dan tak pandai mengelola keuangan, meski gaji mereka besar.

Lalu apa penyebab seseorang sulit menjadi orang kaya? Berikut penjelasannya berdasarkan studi di Amerika Serikat yang kami kutip dari National Geographic.

Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail

1. Menabung terlalu sedikit

Totalnya, hanya 4,9 persen tabungan pribadi warga Amerika berasal dari pendapatan bulanan. Angka ini merosot jauh dari 14,6 persen pada 1975. Karena itulah, pemerintah AS pada 2013 menyarankan warganya untuk rajin menabung untuk menumpuk aset atau kekayaan.
Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi
2. Pengeluaran terlalu besar

Terlalu menuruti hawa nafsu akan selalu berakhir pada kekecewaan. Buktinya, menurut survei dari Country Financial Survey (CSF) di AS pada 2012, banyak warga AS menjalani kehidupan mewah melebihi pendapatan bulanan mereka.

Bahkan, lebih dari 52 persen bahkan mengeluarkan uang melebihi gaji bulanan beberapa kali dalam setahun. Sekitar sembilan persen responden menyesuaikan gaya hidup dengan pendapatan, sedangkan 36 persen lainnya menabung uang di bank. Sementara, 22 Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate persen sisanya menghabiskan gaji dan fasilitas kartu kredit.

Gaji Besar tapi Tak Bisa Kaya?-harga tarif provider paket internet isp murah cepat termurah tercepat kencang stabil fiber optik dan wireless dedicated untuk kantor perusahaan bumn sekolah kampus lelang lkpp jakarta bogor depok tanggerang bekasi
3. Telat bayar tagihan

Mungkin bagi Anda telat membayar biaya perbankan, biaya tagihan kartu kredit, biaya asuransi, dan biaya lainnya adalah hal sepele. Namun, secara finansial biaya tersebut memberi pengaruh terhadap berkurangnya jumlah uang secara signifikan setiap bulannya.

4. Mengabaikan dana pensiun

Memang sangat mudah untuk fokus pada masa kini dan menganggap menabung untuk masa depan bisa dilakukan saat menjelang pensiun. Padahal, pemikiran tersebut justru keliru. Semakin cepat Anda mulai menabung untuk masa tua, semakin cepat pula target dana pensiun Anda tercapai.

5. Melewatkan tambahan uang gratis

Sebagai contoh, Anda tidak berpartisipasi dalam tabungan rencana pensiun yang diadakan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Ini berarti Anda melewatkan peluang tambahan uang gratis.

6. Kebiasaan membeli barang keluaran terbaru

Barang keluaran terbaru bukanlah bentuk investasi, Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate melainkan hanya godaan yang bisa membuat Anda rugi. Membeli gadget, barang fashion, dan kendaraan keluaran terbaru akan berdampak pada berkurangnya tabungan meskipun Anda membelinya dengan cara mencicil dengan kartu kredit. Alasannya jelas, kendaraan dan gadget adalah jenis barang minus investasi. Dalam kurun waktu satu tahun, gadget Anda akan turun harga sebanyak 30 persen, begitupun kendaraan bermotor.

Dan sebagai umat Islam, kita jangan pernah melupakan sedekah. Sebab, dengan banyak bersedekah akan membuat harta kita menjadi lebih berkah.

Aku Tidak Akan Membantu Siapapun Lagi
Cuaca dingin, langit berwana abu-abu, aku melajukan mobilku menyusuri jalan yang panjang dan sempit bersama Rudi, dia adalah teman kuliahku, kutemukan dia beberapa jam yang lalu setelah bertahun-tahun kehilangan kontak.Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail

Aku menghentikan mobilku di depan rumahnya. Ya! Rumah yang amat sepi. Dia tinggal sendirian di daerah berhutan tanpa tetangga dalam jarak dekat. Sebenarnya aku masih belum mengerti mengapa dia tinggal di daerah terpencil, padahal Rudi yang dulu kukenal adalah orang senang bersama orang lain sepanjang waktu. Dia adalah bintang kelompok dan diperlakukan orang dengan baik.

Aku duduk di sopanya, ia sibuk sendiri meraba-raba sesuatu. Entah apa yang dicarinya, aku tak berani bertanya saat itu. Nampaknya ia masih belum percaya bahwa aku adalah teman lamanya. Pikiranku jauh melayang ke masa di mana aku dan dia duduk bangku kuliah.

Setelah lulus aku bekerja di Angkatan Laut dan sukses, aku kehilangan kontak dengannya. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya beberapa jam yang lalu, aku mengantre di depan toko kelontong dan melihat seorang pria yang mirip dengannya.

Awalnya aku tidak berpikir orang yang kulihat adalah Rudi, matanya buta dan memiliki bekas luka yang mendalam di wajahnya. Aku terus menatapnya dan dia berkata, “Maafkan saya, bolehkah saya bertanya, apakah nama Anda Rudi?” Dia menjawab dengan mengatakan, “Mengapa kamu ingin tahu?” Ia tak menjawab dan memalingkan wajah. Setelah mengantre, aku menunggunya di luar toko dan berkata “Nama saya Fahmi, Anda dan saya satu perguruan tinggi, kita sekelas.”

Aku tahu dia tidak bisa melihatku, Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail “Rudi ini Fahmi, ingat kan? Kita adalah teman baik dulu, apa yang terjadi padamu?” Dia menjawab dengan mengatakan “Saya tidak tahu siapa Anda.” Aku tahu itu dia dan aku tidak akan membiarkan dia pergi dariku. Aku bertanya di mana dia tinggal karena aku ingin tetap berhubungan dengannya. Dia menjawab dengan sinis dan berkata “Saya tidak mau repot dan saya tidak suka orang lain, jadi biarkan saya sendiri.” Aku tidak percaya apa yang kudengar, karena dulu dia adalah orang yang sangat baik dan peduli.

Aku masuk ke dalam mobil dan bergegas menghampirinya, “Biarkan aku membantumu,” kataku.

“Siapa Anda?” jawabnya.

Aku kemudian mengatakan Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate “Aku adalah Fahmi, teman kuliahmu, aku akan membantu mengantarkanmu pulang, di mana kamu tinggal?”

“Pak, saya tidak tahu mengapa Anda begitu baik pada saya, saya tidak suka orang dekat-dekat denga saya, dan saya tidak suka Anda berbuat baik kepada saya.”

Aku berkata padanya, “Kamu harus memiliki waktu yang sulit setelah meninggalkan kuliah, seseorang menyakitimu, tapi aku jamin aku bukan salah satu dari orang-orang itu. Pekerjaanku dalam hidup adalah untuk membantu orang yang membutuhkan dan hari ini aku melihatmu sebagai salah satu orang yang harus kubantu.”

Setelah beberapa saat keheningan Rudi mengatakan “Aku tidak tahan dengan orang lain karena mereka tidak memperlakukanku dengan baik.”

“Mari kita ke mobil dan akan kuantarkan engkau pulang,” kataku.

Dan kini tibalah aku di rumahnya. Aku tidak percaya Rudi hidup jauh dari koneksi tetangga. Aku bertanya mengapa dia tinggal begitu Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate jauh dan jawabannya adalah, “Karena aku tidak ingin diganggu dan seperti yang saya katakan sebelumnya aku tidak suka orang-orang.”

Aku kemudian mengatakan kepadanya bahwa ia harus merendahkan hatinya dan memungkinkan orang untuk membantunya. Tidak setiap orang itu Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail sama, ada manusia yang masih setia dan rendah hati di dunia ini. Aku juga mengatakan kepadanya agar jangan membiarkan kepahitan dalam hidupnya, menjadikan kehilangan kemampuan untuk mencintai diri sendiri dan orang lain. Lakukanlah sesuatu yang baik untuk seseorang dan dirimu akan melihat bahwa kebahagiaan akan kembali padamu.

Ketika aku pergi, aku bertanya kepadanya bagaimana ia bisa menjadi buta dan jawabannya adalah “Aku terluka saat mencoba membantu seseorang yang membutuhkan bantuan dan mereka bahkan tidak menunjukkan kebaikan apapun terhadapku setelah aku kehilangan mataku. Aku marah dan setelah itu aku mengatakan tidak akan pernah membantu siapa pun lagi. Sudah bertahun-tahun sejak itu, aku tidak berbicara kepada siapa pun.”

Aku menghela napas, “Tahukah kau, Rud. Dalam memberi dan menerima, manusia hanya perlu ikhlas, itulah kunci kebahagiaan, dan dengan sedikit rasa cinta, kau akan mendapatkan kebahagiaanmu kembali.”

Ia tak menjawab. Tangannya kini berhenti meraba.